Sejak mendapat jatah mengikutsertakan empat timnya di ajang Liga Champions—dua tim lolos ke babak utama dan dua tim lainnya melalui jalur kualifikasi—dalam satu dekade terakhir, performa tim-tim Serie A Italia di ajang Liga Champions kalah pamor dibanding tim-tim La Liga Spanyol dan Liga Premier Inggris.
Tercatat, La Liga—dengan wakilnya Real Madrid dan Barcelona—merebut tiga gelar juara sama halnya dengan yang diukir Liga Premier yang direpresentasikan Manchester United dan Liverpool. Italia? Dua kali lewat AC Milan di musim 2002-03 dan musim 2006-07.
Dalam ruang lingkup yang lebih kecil, di dua musim terakhir, tim-tim premiership mulai mendominasi ajang kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut. Dari empat tim yang berlaga di semifinal alias empat besar, tiga tim di antaranya adalah wakil Inggris, yaitu MU, Liverpool, dan Chelsea.
Menurut pelatih Inter Milan, Jose Mourinho—arsitek di balik keberhasilan The Blues menembus babak semifinal Liga Champions musim 2006-07—di musim ini adalah saat yang paling tepat bagi tim-tim Serie A Liga Italia untuk mendobrak dominasi tim-tim Liga Premier Inggris. Di musim ini, Italia diwakili Nerazzurri, Juventus, AS Roma, dan Fiorentina.
“Memang benar jika Inggris berhasil mendominasi Liga Champions dalam dua tahun terakhir,” puji Mourinho seperti yang dikatakannya kepada BBC Inside Sports. “Saya tidak mengatakan bahwa kami (tim-tim Serie A Italia) bakal dapat mengubah konstelasi seperti itu. Namun, saya yakin jika empat tim Italia bakal sanggup menembus babak 16 besar.
”Mourinho pun percaya jika keempat tim perwakilan Inggris bakal mampu berlaku serupa, maju ke babak knock-out. “Jika keempat tim Inggris juga lolos (ke babak 16 besar), yang mana itu sangat mungkin terjadi, tentunya hal tersebut sangat baik bagi kami (untuk bersaing). Jika saya harus memenangkan gelar Liga Champions, secara pribadi, saya menilai tidak ada perbedaan (kualitas dan peluang) antara Inter dengan Bayern Muenchen, Barcelona, Real Madrid, ataupun dengan Juventus.
”Dalam benak Mourinho, saat ini 10 sampai 12 tim mempunyai kans yang sama untuk menjadi yang terbaik di Eropa. “Hanya ada satu trofi bagi 10 sampai 12 tim top. Pada akhirnya, hanya satu tim yang berhak memilikinya (menjadi juara). Kami bakal berusaha keras untuk mendapatkannya,” tandas Special One.
Pernyataan Mourinho tersebut muncul untuk mengomentari statement anak didiknya di San Siro, Patrick Vieira yang mengklaim sangat penting bagi Inter untuk menaikkan performanya guna menyamai standar yang telah ditorehkan tim-tim premiership di ajang Liga Champions.
“Kami tahu jika kami ingin meraih gelar Liga Champions, terlebih dahulu kami harus mampu mengalahkan tim elite Inggris. Meraih gelar tersebut adalah mimpi bagi setiap tim. Namun, sejauh ini Serie A kalah pamor (tertinggal) dari Liga Premier,” ujar mantan kapten Arsenal tersebut.


.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar