Isu pengaturan skor dalam pertandingan di kompetisi Liga Serie A Italia kembali mencuat. Kali ini, korbannya, juara bertahan Serie A, Inter Milan. Spekulasi tersebut dilansir harian Italia yang berbasis di Milan, Il Giornale.
Harian tersebut memberitakan kalau kubu Nerazzurri yang memastikan gelar juara pada pertandingan terakhir musim lalu, mengatur hasil beberapa pertandingan mereka sendiri agar para penjudi dapat tetap melanjutkan aktivitasnya. Laporan tersebut menitikberatkan pada pertandingan-pertandingan setelah giornata ke-24, di mana sebagian besar rumah judi menutup bursa mengenai klub mana yang akan tampil menjadi scudetto.
Kabar terakhir menyebutkan kalau Kementerian Publik Italia telah meminta kepolisian untuk melakukan investigasi. Kementerian Publik sendiri diketahui sedang mengadakan penyelidikan terhadap rekaman percakapan via telepon seluler antara pelatih Inter kala itu, Roberto Mancini, dengan anggota mafia, Domenico Brescia. Brescia sendiri merupakan fans Inter, dan sedang menjalani dakwaan karena terlibat masalah obat terlarang.
Dan seperti telah diketahui, Ibrahimovic kembali pulih dari cedera pada pertandingan terakhir musim lalu. Masuk sebagai pemain cadangan, ia kemudian mencetak dua gol kemenangan Inter atas Parma. Inter pun menjadi scudetto dengan keunggulan tiga poin atas Roma.
Klaim ini memang sejauh ini sama sekali belum terbukti. Namun, jika pemeriksaan lanjutan menemukan bukti-bukti yang memberatkan Inter, bukan tidak mungkin skandal serupa dengan Calciopoli akan kembali menggegerkan Italia.


.jpg)

.jpg)